MIMIKA - Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Papua Tengah diwarnai aksi nyata membangun karakter generasi muda. Satgas Teritorial Koops TNI Habema menggelar edukasi "Matematika Bela Negara" bagi siswa sekolah dasar di SDN 7 Kuala Kencana, Distrik Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (1/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak usia dini melalui pendekatan pendidikan yang interaktif dan menyenangkan. Di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan kebangsaan, pembentukan karakter generasi muda dinilai menjadi investasi penting bagi masa depan Indonesia.
Hari Lahir Pancasila sendiri merupakan momentum bersejarah yang mengingatkan kembali pada lahirnya dasar negara yang dicetuskan oleh Proklamator Bangsa Indonesia, Ir. Soekarno, pada 1 Juni 1945. Selama lebih dari delapan dekade, Pancasila menjadi perekat bangsa dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang membentang dari Sabang hingga Merauke.
Dansatgaster Satgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.
"Pancasila adalah pemersatu bangsa yang harus terus kita jaga dan amalkan. Dengan semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong, kita mampu menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan Indonesia yang maju, kuat, dan sejahtera. Satgas Teritorial Koops TNI Habema akan terus hadir bersama rakyat untuk menjaga keutuhan bangsa dan mewujudkan Papua yang aman, damai, serta penuh harapan, " ujar Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan.
Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu instrumen paling efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Karena itu, Satgas Teritorial Koops TNI Habema menghadirkan program edukatif yang memadukan pembelajaran akademik dengan pembentukan karakter.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak belajar matematika melalui metode yang komunikatif dan menyenangkan. Namun lebih dari sekadar berhitung, para pelajar juga diajarkan tentang pentingnya disiplin, kerja keras, tanggung jawab, ketelitian, serta sikap pantang menyerah dalam menghadapi tantangan.
"Matematika bela negara bukan hanya tentang angka dan rumus. Melalui pembelajaran ini, anak-anak dilatih berpikir logis, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat juang yang tinggi. Nilai-nilai tersebut merupakan implementasi nyata dari Pancasila yang sangat penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air, " jelas Brigjen Stefie.
Ia menambahkan, pendidikan yang berkualitas akan menjadi pondasi lahirnya sumber daya manusia unggul yang mampu membawa Papua dan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Selain meningkatkan kemampuan akademik, kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, dan kemampuan bekerja sama di kalangan siswa. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat Pancasila yang mengedepankan persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial.
Di bawah kendali Pangkoops TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, berbagai program pembinaan teritorial terus dijalankan sebagai bagian dari upaya mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi fokus utama dalam mendukung pembangunan Papua yang lebih maju dan sejahtera.
Melalui momentum Hari Lahir Pancasila 2026, Satgas Teritorial Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Sebab, dari ruang-ruang kelas di Papua inilah semangat persatuan dan cinta tanah air terus ditumbuhkan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Autentikasi: Pen Koops Habema
